Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat melalui Edukasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Pengenalan Citra MRI Alzheimer
DOI:
https://doi.org/10.30659/pulse-jeib.v2.i2.a11Kata Kunci:
Alzheimer, kecerdasan buatan, MRI, literasi AI , Grad-CAM, pengabdian kepada masyarakatAbstrak
Penyakit Alzheimer dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) pada pencitraan medis memerlukan pemahaman yang baik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan dan literasi AI melalui edukasi pemanfaatan AI untuk pengenalan citra magnetic resonance imaging (MRI) Alzheimer. Kegiatan dilaksanakan di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen pada 5–26 Agustus 2026 melalui edukasi, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi meliputi Alzheimer, fungsi MRI, prinsip convolutional neural network (CNN), klasifikasi citra MRI, serta interpretasi explainable artificial intelligence (XAI) menggunakan Grad-CAM. Bahan demonstrasi menggunakan 23.900 citra MRI dalam empat kategori dengan distribusi kelas yang tidak seimbang. Model CNN menghasilkan akurasi pengujian 80,83%, tetapi menunjukkan perbedaan performa antar kelas, dengan recall Moderate Demented sebesar 0,06 dan Non-Demented sebesar 0,91. Kondisi tersebut digunakan sebagai contoh untuk menjelaskan bahwa akurasi keseluruhan belum cukup dalam memahami kinerja AI. Grad-CAM digunakan sebagai media visual untuk memperkenalkan interpretabilitas model, dengan penegasan bahwa hasil AI merupakan informasi pendukung dan bukan diagnosis klinis. Kegiatan ini diharapkan memperkuat pemahaman peserta mengenai manfaat, keterbatasan, dan penggunaan AI secara kritis serta bertanggung jawab dalam bidang kesehatan.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 khamdan Annas Fakhryza, Efa Yumna Purwono (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi. Artikel di PULSE—JEIB dipublikasikan secara akses terbuka di bawah Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0). Lisensi ini mengizinkan penggunaan, berbagi, adaptasi, distribusi, dan reproduksi dalam media apa pun dengan memberikan kredit yang layak kepada penulis dan sumber, mencantumkan tautan lisensi, serta menandai jika ada perubahan.
Hak Cipta. Hak cipta tetap pada penulis; jurnal memegang hak publikasi pertama. Penerbit dapat mengarsipkan dan mengindeks versi terbit beserta metadata pada layanan tepercaya (mis. Crossref, PKP PN/LOCKSS/CLOCKSS).
Biaya. APC: no fee (tanpa biaya pengajuan maupun pemrosesan).

